Tips Pumping ASI selama Puasa

Hi mommies! Tidak terasa sudah memasuki minggu ke-2 bulan ramadhan. Bagaimana kondisi produksi ASI? Apakah cukup atau berkurang drastis selama puasa?

Tenang bunda.. rileks.. tarik napas panjang.. jangan sedih okay


Pada dasarnya, menjaga produksi ASI bukanlah proses yg singkat & cepat. Saya memerlukan 1-2bulan sebelum puasa utk meningkatkan demand utk menambah produksi ASI.

Shanty ada beberapa tips untuk meningkatkan produksi ASI supaya ADA dan CUKUP untuk buah hati.

1. Persering jadwal pumping, konsisten di waktu yg sama. Ini utk meningkatkan demand yg tinggi.

2. Jadwal pumping selama bulan puasa yang sangat berguna:

  1. Sesi 1 pumping : setelah sahur atau sebelum subuh (pada saat ini hormon prolaktin tinggi, biasanya produksi lebih banyak dari waktu lain)
  2. Sesi 2 pumping : sekitar jam 10-11 pagi
  3. Sesi 3 pumping : waktu lunch time 1-2siang
  4. Sesi 4 pumping : sebelum pulang kantor 4-5sore
  5. Sesi 5 pumping : sebelum tidur
  6. Power Pumping. power pumping seminggu sekali juga sangat baik utk menghasikan demand secara konsisten. Prinsipnya, demand tinggi, produksi banyak. Untuk mommy yang produksinya sedikit, power pumping bisa 2x seminggu.
  7. Minum air yang cukup setelah buka puasa sampai sahur. Kira-kira 8-12 gelas air.. tips: minum air hangat sebelum & setelah pumping malam.
  8. Makan-makanan yg bergizi waktu buka & sahur.. banyak konsumsi kurma sebagai snack ringan antara berbuka & sahur. Tips : makan perlahan dan sedikit2 untuk menghindari masalah perut. Hindari makanan pedas yang bisa menyebabkan dehidrasi.
  9. Minum Minuman Serbuk Kedelai rasa Coklat dan Alfalfa complex setelah buka puasa & sahur untuk menambah nutrisi, mengentalkan ASI & melancarkan ASI

Jika mommy merasa tidak sanggup, sangat haus, air kencing berwarna gelap & bau, lemah atau pusing-pusing, disarankan untuk berbuka puasa, minum air dan istirahat. 

Selamat Berpuasa Mommies! 

Silahkan hubungi Shanty untuk bantuan pemesanan di shantyshaklee at gmail.com

* Produk ini bukan bertujuan untuk mendiagnosa, merawat,menyembuhkan atau mencegah segala penyakit.
* Tingkat ke-efektifan vitamin mungkin berbeda untuk setiap orang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s